Saya asumsikan aplikasi VirtualBox nya sudah di instal pada komputer. Dan aplikasi VirtualBox yang digunakan yaitu versi VirtualBox-4.0.8-71778-Win. Ok, lanjut..
1. Jalankan VirtualBox
2. Muncul
jendela Oracle VM VirtualBox Manager -> klik New
3. Pada
Create
New Virtual Machine, Welcome to the New Virtual Machine Wizard! Klik
Next
4. Pada
VM
Name and OS Type Ketik Debian 6 atau Debian 7 pada Name, nanti secara
otomatis Operating System akan berubah menjadi Linux dan Version nya
menjadi Debian -> klik Next
5. Pada
tahap ini (Memory) kita akan setting memory (RAM) yang dibutuhkan
untuk menjalankan OS Debian pada VBox. Jangan sampai kita menuliskan ukuran
memory lebih dari memory (RAM) yang ada pada PC aslinya, tetapi lebih baik
setengah dari RAM PC aslinya (Fisik). Misal: asumsikan bahwa memory (RAM) pada
PC adalah 1GB (1024 MB), maka ukuran memory di Virtual Box yaitu 1024 MB dibagi
2 menjadi 512 MB. -> klik Next
6. Pada
Virtual
Hard Disk pilih Create new hard disk: untuk membuat
Virtual hard disk baru. Use existing hard disk: untuk
memilih virtual hard disk yang sebelumnya sudah dibuat. -> klik Next -> Next
7. Pada
Hard
Disk Storage Type Pilih Dynamically expanding storage ->
klik Next
8. Pada
Virtual
Disk Location and Size, Location biarkan saja. Untuk Size
nya isi dengan 10.00 GB (perhatikan kapasitas Harddisk yang ada di PC Fisik,
jangan sampai melebihi untuk kapasitasnya). -> klik Next -> Finish -> Finish
9. Nanti
akan muncul tulisan Debian 6 pada Oracle VM VirtualBox Manager ->
klik Start -> Next
10. Pada
Select
Installation Media, klik tombol warna kuning di sebelah kanan Host
Drive ‘G:’ -> klik Next
11. Klik
file Debian berbentuk .iso, misal: debian
7.4.0 i386_1.iso -> klik Open
12. Pada
Media
Source akan berubah namanya sesuai file yang dipilih sebelumnya. ->
klik Next -> Finish
13. Kemudian
muncul tampilan debian GNU/Linux. Mulai dari tahap ini, untuk instalasi dan
konfigurasi hampir semua menggunakan Keyboard.
Pilih Install -> tekan Enter
14. Untuk
Language
(Bahasa) pilih English – English -> tekan Enter
15. Untuk
Country
(lokasi Negara) bisa pilih United States atau Other
kalau mau Indonesia. Pilih Other
-> tekan Enter
16. Pada
Continent
or Region, pilih Asia -> tekan Enter -> pilih
Indonesia
-> tekan Enter
17. Untuk
Country
to base default locale settings on, pilih United States – en_US.UTF-8
-> tekan Enter
18. Pada
Keymap
to use pilih American English -> tekan Enter. Kemudian
akan muncul proses untuk Instalasi -> tunggu sampe selesai
dan muncul jendela untuk tahapan selanjutnya.
19. Untuk
Hostname
diisi dengan nama apa saja, kita contohkan di sini smkSVR. -> pilih Continue
dengan tekan tombol Tab sekali pada Keyboard -> tekan
Enter. Ataupun setelah mengisi nama Hostname bisa langsung tekan Enter
dan begitu seterusnya pada tahapan-tahapan selanjutnya.
20. Untuk
nama domain juga bisa diisi dengan apa saja, namun yang penting harus
berakhiran salah satu dari: .com, .net, .edu, .org. kita contohkan di sini Domain
name nya dengan smkyaspif.com -> Pilih Continue
-> tekan Enter
21. Untuk
Root
password diisi password ->
tekan Enter
22. Untuk
Re-enter
password to verify harus sama dengan yang diisi pada Root
password pada tahapan sebelumnya yaitu password -> tekan Enter
23. Untuk
Full
name for the new user diisi dengan nama apa saja, misal: SMK YASPIF
CIBUAYA -> tekan Enter
24. Pada
tahapan ini kita isi Username for your account dengan
nama: smk-user -> tekan Enter
25. Pada
tahapan selanjutnya kita diminta memasukkan password untuk user account yang tadi
sudah dibuat (smk-user), isi dengan 12345 -> tekan Enter
26. Pada
tahap ini kita diminta untuk verifikasi password
yang sudah dibuat tadi, ketik 12345
-> tekan Enter
27. Tunggu
proses yang lagi berjalan sampai muncul tahapan selanjutnya. Untuk Select
a city in your time zone pilih Western karena disana ada Java (Jawa) -> tekan Enter
28. Pada
tahapan Partition disks. Pilih Manual pada Partitioning Method ->
tekan Enter -> pilih
SCSI1 -> tekan Enter -> Pilih
Yes -> tekan Enter
29. Pilih
pri/log
10.7 GB FREE SPACE -> tekan Enter -> pilih
Create
a new partition -> tekan Enter
30. Buat
ukuran partisi yang pertama untuk Swap
Area. Partisi Swap Area ini max
ukurannya 2x dari ukuran memory (RAM) pada Virtual dan min ukurannya sama dengan memory
(RAM) pada Virtual.
Sebelumnya ukuran memory nya menggunakan 512 MB. Pada praktek sekarang, New
partition size diisi dengan 700
MB atau 1 GB (1024 MB)->
tekan Enter
31. Pilih
Logical
-> tekan Enter -> Untuk
Location
for the new partition pilih Beginning -> tekan Enter
32. Pada
Partition
settings – Use as tekan Enter dan pilih Swap area -> tekan
Enter -> pilih Done setting up partition -> tekan Enter
33. Akan
muncul partisi yang tadi telah dibuat. Pilih pri/log FREE
SPACE di bawah partisi yang tadi sudah dibuat -> tekan Enter
34. Nanti
akan muncul secara otomatis untuk New partition size yang berisi
ukuran dari sisa partisi sebelumnya, dan biarkan saja seperti itu -> tekan
Enter
35. Nanti
akan muncul 2 partisi seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini ->
pilih Finish partitioning and write change to disk -> tekan Enter
36. Pada
Write
the changes to disks pilih Yes -> tekan Enter
37. Tunggu
proses Installing the base system -> untuk Scan another CD or DVD pilih
No karena kalau memilih Yes akan diminta memasukkan DVD packet manager yang lain ->
tekan Enter
38. Pada
tahap Use a network mirror pilih No
-> tekan Enter -> Untuk
Participate
in the package usage survey, pilih No
-> tekan Enter
39. Untuk
Choose
software to install hanya memilih Standard system utilities dengan
cara tekan spasi -> tekan Enter
40. Untuk
tahap Install the GRUB boot loader to the master boot record pilih Yes -> tekan Enter -> Tunggu
sampai proses Installing GRUB boot loader selesai. Kemudian akan muncul
jendela Finish the installation, langsung tekan Enter saja
41. Kemudian
virtual akan restart. Kalau tahapan instalasi nya dari awal sampai akhir
benar maka setelah restart akan
muncul tampilan seperti yang di bawah ini. Pilih yang paling atas ‘ Debian
GNU/Linux, with Linux 3.2.0-4-686-pae ’ -> tekan Enter
42. Setelah
masuk ke tampilan debian text mode
akan meminta user login. Masukkan user login yang telah dibuat pada tahap
instalasi sebelumnya, smk-user ->
tekan Enter -> masukkan Password yang sebelumnya juga dibuat
pada tahap instalasi, password
“memang nanti untuk password tidak akan muncul, karena itu untuk keamanan”.
Perlu diingat, jangan sampai ke tukar antara password untuk root password dengan password untuk login user atau account
user.
Sampai
pada tahap ini, kita sudah berhasil meng-instal debian dengan mode teks.
* Durasi
untuk pengerjaan instalasi linux debian dari awal – bisa masuk ke user
administrator / root paling cepat memerlukan waktu sekitar 30 menit.
SELESAI