Kamis, 20 November 2014

Error "this app can't be activated by the built-in administrator" pada Win 8

Jika pada saat kita membuka file .pdf dengan aplikasi bawaan Windows 8 yaitu Reader di user Administrator, terus muncul error serperti di bawah ini:
kalau di klik OK, file tersebut tidak terbuka.
Untuk memperbaikinya yaitu dengan cara:
1. Tekan Ctrl + r (run) - ketik gpedit.msc
2. Klik - Computer Configuration - Windows Settings - Security Settings - Local Policies - Security Options - di jendela sebelah kanan, klik 2x User Account Control: Admin Approval Mode for the Built-in Administrator account dan pilih optional Enabled - klik Apply - OK

3. Logoff dari user Administrator - Login kembali, dan coba di tes lagi.

SELESAI




Selasa, 11 November 2014

phpMyAdmin error "#1045 - Access denied for user 'root'@'localhost' (using password: NO)"

Saya menggunakan: Windows 8 Enterprise 64bit, xampp-win32-1.8.2-2-VC9.

Error ini terjadi karena kita ganti password untuk user 'root' yang sebelumnya / baru di instal itu kosong. Dan bisa diatasi dengan cara sebagai berikut:
1. Masuk ke folder "C:\xampp\phpMyAdmin" -> buka file config.inc.php dengan Notepad++ atau aplikasi lain yang sejenis -> isi yang tanda warna kuning dengan password baru, misal: password_baru

2. tekan Ctrl+s -> tutup aplikasi tersebut.
Coba jalankan kembali http://localhost/phpMyAdmin dari browser (Mozilla, Chrome, IE).
Sumber:  Google

SELESAI



XAMPP Error "Port 443 in used by VMWare"

Jika kita setelah selesai install XAMPP terus langsung masuk ke XAMPP Control Panel muncul error: Port 443 in use by "C:\Program Files (x86)\VMware\VMware Workstation\vmware-hostd.exe"
Hal itu biasanya terjadi karena sebelumnya komputer kita sudah terinstal VMWare, dan pasti akan konflik port nya. Cara untuk memperbaikinya yaitu:
1. Ganti port 443 yang ada di apache (XAMPP). masuk ke folder "C:\xampp\apache\conf\extra" dan buka file "httpd-ssl.conf" dengan aplikasi Notepad -> cari file dengan cara tekan Ctrl+f dan isi pada Find what dengan 443 -> klik Find Next
-> kalau sudah ketemu ganti dengan, misal 4430. Dalam file httpd-ssl.conf terdapat beberapa kata "443", dan itu harus diganti semuanya dengan 4430 (Replace) dengan cara tekan Ctrl+h kemudian isi pada Find what dengan 443 dan Replace with dengan 4430 -> klik Replace All
kemudian simpan dan dan keluar dari notepad.
2. Kalau cara yang di atas masih tetap muncul error Port 443 in use by, bisa juga mematikan / men-disable Share VMs dengan cara sebagai berikut:
jalankan VMWare-nya -> klik Edit -> Preferences... -> klik Share VMs -> Change Settings
-> klik Disable Sharing (nanti tombol tersebut akan berubah menjadi Enable Sharing -> OK -> tutup aplikasi VMWare-nya.
Silahkan coba jalankan lagi XAMPP Control Panel nya lagi, dan mudah2an tidak muncul error tersebut lagi.
Note: Windows 8 Enterprise 64bit, xampp-win32-1.8.2-2-VC9, VMWare 9
Sumber: Google

SELESAI






Senin, 10 November 2014

Install Linux Debian 7 Menggunakan VirtualBox

Saya asumsikan aplikasi VirtualBox nya sudah di instal pada komputer. Dan aplikasi VirtualBox yang digunakan yaitu versi VirtualBox-4.0.8-71778-Win. Ok, lanjut..
1. Jalankan VirtualBox
2. Muncul jendela Oracle VM VirtualBox Manager -> klik New
3. Pada Create New Virtual Machine, Welcome to the New Virtual Machine Wizard! Klik Next
4. Pada VM Name and OS Type Ketik Debian 6 atau Debian 7 pada Name, nanti secara otomatis Operating System akan berubah menjadi Linux dan Version nya menjadi Debian -> klik Next
5. Pada tahap ini (Memory) kita akan setting memory (RAM) yang dibutuhkan untuk menjalankan OS Debian pada VBox. Jangan sampai kita menuliskan ukuran memory lebih dari memory (RAM) yang ada pada PC aslinya, tetapi lebih baik setengah dari RAM PC aslinya (Fisik). Misal: asumsikan bahwa memory (RAM) pada PC adalah 1GB (1024 MB), maka ukuran memory di Virtual Box yaitu 1024 MB dibagi 2 menjadi 512 MB. -> klik Next
6. Pada Virtual Hard Disk pilih Create new hard disk: untuk membuat Virtual hard disk baru. Use existing hard disk: untuk memilih virtual hard disk yang sebelumnya sudah dibuat. -> klik Next -> Next


7. Pada Hard Disk Storage Type Pilih Dynamically expanding storage -> klik Next
8. Pada Virtual Disk Location and Size, Location biarkan saja. Untuk Size nya isi dengan 10.00 GB (perhatikan kapasitas Harddisk yang ada di PC Fisik, jangan sampai melebihi untuk kapasitasnya). -> klik Next -> Finish -> Finish
 
9. Nanti akan muncul tulisan Debian 6 pada Oracle VM VirtualBox Manager -> klik Start -> Next

10. Pada Select Installation Media, klik tombol warna kuning di sebelah kanan Host Drive ‘G:’ -> klik Next
11. Klik file Debian berbentuk .iso, misal: debian 7.4.0 i386_1.iso -> klik Open
12. Pada Media Source akan berubah namanya sesuai file yang dipilih sebelumnya. -> klik Next -> Finish

13. Kemudian muncul tampilan debian GNU/Linux. Mulai dari tahap ini, untuk instalasi dan konfigurasi hampir semua menggunakan Keyboard. Pilih Install -> tekan Enter
14. Untuk Language (Bahasa) pilih English – English -> tekan Enter
15. Untuk Country (lokasi Negara) bisa pilih United States atau Other kalau mau Indonesia. Pilih Other -> tekan Enter
16. Pada Continent or Region, pilih Asia -> tekan Enter -> pilih Indonesia -> tekan Enter

17. Untuk Country to base default locale settings on, pilih United States – en_US.UTF-8 -> tekan Enter
18. Pada Keymap to use pilih American English -> tekan Enter. Kemudian akan muncul proses untuk Instalasi -> tunggu sampe selesai dan muncul jendela untuk tahapan selanjutnya.


19. Untuk Hostname diisi dengan nama apa saja, kita contohkan di sini smkSVR. -> pilih Continue dengan tekan tombol Tab sekali pada Keyboard -> tekan Enter. Ataupun setelah mengisi nama Hostname bisa langsung tekan Enter dan begitu seterusnya pada tahapan-tahapan selanjutnya.
20. Untuk nama domain juga bisa diisi dengan apa saja, namun yang penting harus berakhiran salah satu dari: .com, .net, .edu, .org. kita contohkan di sini Domain name nya dengan smkyaspif.com -> Pilih Continue -> tekan Enter
21. Untuk Root password diisi password -> tekan Enter
22. Untuk Re-enter password to verify harus sama dengan yang diisi pada Root password pada tahapan sebelumnya yaitu password -> tekan Enter
23. Untuk Full name for the new user diisi dengan nama apa saja, misal: SMK YASPIF CIBUAYA -> tekan Enter
24. Pada tahapan ini kita isi Username for your account dengan nama: smk-user -> tekan Enter
25. Pada tahapan selanjutnya kita diminta memasukkan password untuk user account yang tadi sudah dibuat (smk-user), isi dengan 12345 -> tekan Enter
26. Pada tahap ini kita diminta untuk verifikasi password yang sudah dibuat tadi, ketik 12345 -> tekan Enter
27. Tunggu proses yang lagi berjalan sampai muncul tahapan selanjutnya. Untuk Select a city in your time zone pilih Western karena disana ada Java (Jawa) -> tekan Enter
28. Pada tahapan Partition disks. Pilih Manual pada Partitioning Method -> tekan Enter -> pilih SCSI1 -> tekan Enter -> Pilih Yes -> tekan Enter



29. Pilih pri/log 10.7 GB FREE SPACE -> tekan Enter -> pilih Create a new partition -> tekan Enter

30. Buat ukuran partisi yang pertama untuk Swap Area. Partisi Swap Area ini max ukurannya 2x dari ukuran memory (RAM) pada Virtual dan min ukurannya sama dengan memory (RAM) pada Virtual. Sebelumnya ukuran memory nya menggunakan 512 MB. Pada praktek sekarang, New partition size diisi dengan 700 MB atau 1 GB (1024 MB)-> tekan Enter
31. Pilih Logical -> tekan Enter -> Untuk Location for the new partition pilih Beginning -> tekan Enter

32. Pada Partition settings – Use as tekan Enter dan pilih Swap area -> tekan Enter -> pilih Done setting up partition -> tekan Enter

33. Akan muncul partisi yang tadi telah dibuat. Pilih pri/log   FREE SPACE di bawah partisi yang tadi sudah dibuat -> tekan Enter
34. Nanti akan muncul secara otomatis untuk New partition size yang berisi ukuran dari sisa partisi sebelumnya, dan biarkan saja seperti itu -> tekan Enter
35. Nanti akan muncul 2 partisi seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini -> pilih Finish partitioning and write change to disk -> tekan Enter
36. Pada Write the changes to disks pilih Yes -> tekan Enter
37. Tunggu proses Installing the base system -> untuk Scan another CD or DVD pilih No karena kalau memilih Yes akan diminta memasukkan DVD packet manager yang lain -> tekan Enter
38. Pada tahap Use a network mirror pilih No -> tekan Enter -> Untuk Participate in the package usage survey, pilih No -> tekan Enter

39. Untuk Choose software to install hanya memilih Standard system utilities dengan cara tekan spasi -> tekan Enter
40. Untuk tahap Install the GRUB boot loader to the master boot record pilih Yes -> tekan Enter -> Tunggu sampai proses Installing GRUB boot loader selesai. Kemudian akan muncul jendela Finish the installation, langsung tekan Enter saja

41. Kemudian virtual akan restart. Kalau tahapan instalasi nya dari awal sampai akhir benar maka setelah restart akan muncul tampilan seperti yang di bawah ini. Pilih yang paling atas ‘ Debian GNU/Linux, with Linux 3.2.0-4-686-pae ’ -> tekan Enter
42. Setelah masuk ke tampilan debian text mode akan meminta user login. Masukkan user login yang telah dibuat pada tahap instalasi sebelumnya, smk-user -> tekan Enter -> masukkan Password yang sebelumnya juga dibuat pada tahap instalasi, password “memang nanti untuk password tidak akan muncul, karena itu untuk keamanan”. Perlu diingat, jangan sampai ke tukar antara password untuk root password dengan password untuk login user atau account user.

Sampai pada tahap ini, kita sudah berhasil meng-instal debian dengan mode teks.
Durasi untuk pengerjaan instalasi linux debian dari awal – bisa masuk ke user administrator / root paling cepat memerlukan waktu sekitar 30 menit.

SELESAI